Tips Menjaga Pintu Kamar Mandi Agar Lebih Awet dan Tahan Lama

Tips menjaga pintu kamar mandi agar lebih awet bisa dengan berbagai cara, tergantung material pintu itu sendiri. Kamar mandi merupakan ruangan yang lembab, tidak heran bila menjadi tempat berkembangnya jamur. Selain bak mandi dan toilet, pintu kamar mandi bisa menjadi bagian yang rawan rusak akibat jamur. Apalagi bila kamar mandi berukuran kecil dan pintunya sering terkena cipratan air. Oleh sebab itu, bagian kamar mandi yang terkadang diabaikan perlu dirawat dengan baik supaya tidak mudah lapuk dan berkarat.

Tips Menjaga Pintu Kamar Mandi

Material Pintu Kamar Mandi

Umumnya, terdapat 3 material yang digunakan untuk membuat pintu kamar mandi. Yaitu material kayu, aluminium dan vinyl. Berikut masing-masing rinciannya :

1. Pintu kayu

Pintu kamar mandi berbahan kayu umumnya lebih rentan terkena siraman air, sehingga menyebabkannya lembab, lapuk dan hancur. Maka dari itu, pintu kamar mandi kurang cocok dipasang di kamar mandi yang berukuran kecil. Apabila ingin menggunakan pintu kayu, sebaiknya pasang di area yang jauh dari siraman air.

2. Pintu aluminium

Keunggulan aluminium sebagai material pintu kamar mandi ialah tahan air dan korosi. Akan tetapi, mengingat sifatnya yang rentan tergores dan penyok, membuat aluminium bukan pilihan terbaik untuk pintu kamar mandi. Jika digunakan dalam jangka waktu lama, pintu kamar mandi aluminium akan menimbulkan suara yang cukup nyaring. Selain itu, presisi pintunya mudah berubah akibat rifet atau engsel yang kendur.

3. Pintu vinyl

Material pintu kamar mandi yang mirip PVC atau plastik ini memiliki sifat tahan air, anti-korosi, tidak menimbulkan suara yang berisik dan nilai artistiknya lebih baik dari aluminium.

Baca Juga :  3 Tips Penting Memilih Desain Pintu Kamar Mandi yang Menarik

Tips Menjaga Pintu Kamar Mandi Agar Lebih Awet

Penyebab utama kerusakan pada pintu kamar mandi adalah cipratan air. Oleh karena itu, untuk mencegahnya Anda bisa menggunakan lapisan aluminium yang dipasang di bagian bawah pintu. Mengingat bagian tersebut paling sering terkena air. Bahan dan caranya sebagai berikut :

  • Bahan :

  1. 1 lembar lapisan alumunium
  2. Tang Rifet
  3. Paku Rifet
  4. Gunting
  5. Palu
  6. Bor listrik
  • Cara pemasangan :

  1. Guntinglah lapisan aluminium selebar sisi luar dan tebal pintu.
  2. Lepas daun pintu kamar mandi dan letakkan lapisan aluminium tersebut di permukaan sisi luarnya. Pastikan menempel dengan baik, jangan lupa rapatkan bagian tepinya dengan palu.
  3. Gunakan bor listrik untuk membuat lubang paku. Kemudian masukkan paku rifet dengan tang.

Bahan lain yang bisa digunakan adalah fiber dan akrilik. Selain itu, jika pintu sudah lapuk, Anda bisa mengganti daun pintu dan kusennya.

Selain beberapa cara di atas, ada beberapa tips untuk menjaga pintu kamar mandi agar lebih awet lainnya yaitu sebagai berikut :

1. Pintu vinyl

Bahan : detergen, sabun krim, spoons, sarung tangan, lap kuas dan 1 liter air.

Langkah-langkah : Campur detergen dengan air hingga mengeluarkan busa. Kemudian masukkan spons dan usapkan secara menyeluruh pada permukaan pintu. Setelah dirasa bersih, bilas dengan spons dan air bersih. Kemudian bersihkan menggunakan lap sampai kering.

2. Pintu aluminium

Bahan : kuas, krim tartar dan 1 liter air mendidih.

Langkah-langkah : Campurkan 2 sendok krim tartar dengan air mendidih. Setelah itu, ratakan ke pintu aluminium menggunakan kuas yang telah disediakan. Jika sudah bersih, Lap pintu menggunakan lap kering.

Salah satu cara untuk menghindari kerusakan pintu kamar mandi adalah dengan pintar-pintar memilih materialnya, berikut beberapa tipsnya (Baca Disini). Selain itu, usahakan untuk selalu menerapkan tips menjaga pintu kamar mandi agar lebih awet.

Leave a Reply